Karena KIta Menunggu

bxp158957142-151907142Baru kemarin siang ku posting blog di bawah tentang keheranan kami mengenai sms yang terkirim secara bersamaan, sore sepulang kerja aku sudah dibuat termehek-mehek oleh kekasihku satu-satunya itu.

Pagi hari dia menelpon, kegiatan rutin beberapa hari ini, menanyakan apa aku terlambat sampai di tempat kerja ( jawabannya tentu iya…). cuma sebentar, karena dia juga harus berangkat mencari nafkah demi seember nasi untuk dia dan ortunya

Setelah itu, biasanya di sela2 jam kerja dia sempat2in telp atw sekedar sms ria, kemarin itu gak ada sama sekali……!!!!!! betapa betenya aq waktu itu… jadilah, untuk mengusir rasa bosanku karena menunggu, iseng2 baca Edensor pemberiannya yang selalu kubawa. bosan lagi, coba ngecek2 email, lanjut ke friendster, mocospace, lalu facebook. dan mataku tertuju pada profil adiknya,iseng2 aja meninggalkan jejak disitu. udah itu langsung signout semua, trus lanjut baca lagi….

Ga ada tanda-tanda akan menghubungi, aq berusaha meyakinkan hatiku bahwa dia mungkin sibuk, banyak kerjaan. setelah hatiku tenang, mulai pengen ngeblog, akhirnya ter-post-lah blog di bawah

Sampai jam pulang, ga ada kabar juga. padahal biasanya menjelang jam pulang dia sering telp sebentar, kadang berlanjut di rumah klo aku lagi ga cape banget. Sampai di rumah, setelah makan, berlanjut tiduran, kucoba untuk memulai.

Abang..koq ga hubungi sama sekali? sms kukirim untuknya

lebih cepat dari dugaanku, balasannya datang

aku sudah.. pagi tadi

hmmm…. keningku berkerut

setelah itu? kujawab tak kalah singkat

menunggumu..

??????????

kenapa? balasku.

ga ada balasan

kenapa menungguku? kenapa gak berinisiatif menghubungi tanpa harus menunggu? kuulang pertanyaanku

kenapa tak juga memberi kabar? dia malah balik nanya

biasanya abang juga menghubungi tanpa menunggu kabar. jawabku

sesaat kemudian smsnya datang lagi

kenapa menungguku? kenapa gak berinisiatif menghubungi tanpa harus menunggu?

jreeengg…. ni orang ngajakin perang apa???????????

aku jadi agak esmosi

maksudnya apa coba pake dikirim balik segala? semprotku

jika kamu juga memang menunggu..

aku kehabisan kata-kata, akhirnya……

terserah..

itu yang ditulis oleh jempolku (backsound lagunya glenn fredly-terserah, pas banget nih kaya nya)

Lama, smsnya datang lagi, sementara aku udah makin sebel aja sampe mataku udah berkaca-kaca

jika kamu bisa menghubungi yang lain, kenapa tidak bisa menghubungi aku.. :u

jreeeennnnggggg….. lagi (kenapa pake icon thumb up juga siechhh???)

menghubungi yang lain???? koq dia jadi ngata2in siiiiiccchhhh??????????

merasa sama sekali ga menghubungi yang lain, aku pun membela diri

halllloooowwww…. apa iya aku menghubungi yang lain??? aku cuma meninggalkan komentar di facebook adikmu sebelum jam 12. apa itu salah?

Kusemprot habis. Tak biisa kubayangkan, seandainya kalimat itu kuucapkan langsung di hadapannya

aku menunggu balasannya. Lama. kuharap dia menyesali dirinya yang telah menuduhku seenaknya. sedangkan air mata yang tadi hanya berupa ‘kaca-kaca’ sudah meleleh

akhirnya datang juga balasannya dan isinya hanya “owh..”

aku memutuskan untuk diam dan tidak memikirkan hal ini. hatiku udah terlanjur nggondok. kejadian seperti ini sangat sering terjadi, tapi kenapa kami msaih belum bisa meminimalisirnya?

aku berniat dalam hati akan tetap diam sampai dia yang menghubungi lebih dulu. biar bagaimanapun, aku udah kepalang jengkel karena telah dituduh seperti itu. tapi meskipun begitu, aku berharap dia menyelesaikan masalah kecil ini sebelum matahari terbit.

Akhirnya, jam 23.03 sms darinya datang

neng.. kemarin kirim sms dalam waktu yang bersamaan, dan itu membuat kita terheran-heran.. sekarang kita sama2 menunggu, dan itu membuat kita membisu..

aku tersenyum penuh kemenanangan (bayangkan senyum seorang menantu yang berhasil meracuni makanan mertuanya demi harta warisan ala sinetron)

smsnya datang lagi, rupanya dikirim hampir bersamaan

aku hanya mencoba memahami, bagaimana dan apa yang kamu jalani, seperti yang telah aku ketahui.. tapi mungkin aku salah karena kamu juga mungkin keliru menangkap isyaratku.. bahwa aku memang menunggumu..

entah apa maksudnya, yang jelas aku lega. karena sejak awal aku cuma berharap, dia mau menghubungiku lebih dulu, itu sudah merupakan usaha penyelesaian.

Tanpa ada kata maaf, cinta pun telah memaafkannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s