First Anniversary

k01039901Hari ini, 6 April 2009, adalah tepat 1 tahun aku menjalin hubungan dengan Abang. 1 tahun yang penuh dengan cinta, tawa, dan air mata. Aku sendiri sampai ga nyangka bahwa kami berhasil melewati 1 tahun pertama ini meski dengan tertatih-tatih.

“Neng.. , sekarang tanggal 6 April lho…” kata Abang tiba2, ketika dia menelponku lewat tengah malam

“iya” jawabku sekenanya , abisnya ga tau mesti jawab apa

Ketika sedang sibuk berpikir kenapa tiba-tiba Abang ngomongin tanggal, dia melanjutkan

“setahun lalu, Abang bilang ‘aku tidak melihat siapa dan bagaimana¬† Ucrit, hanya merasa nyaman ada di sisi baik Ucrit, jika ini kurang atau berlebihan, maafkan..’ ”

deeeggg…

Duuhhh, kenapa aku bisa lupa?

Eh, bukan lupa, tapi tidak ingat momen penting ini. Aku ingat, bahkan sejak berbulan- bulan lalu aku mengingat, bahwa 6 April 2009 adalah our first anniversary. hanya saja, mungkin karena beberapa pesoalan dalam hidupku beberapa hari belakangan membuatku -secara tak sengaja- terlupa akan momen penting itu

Aku masih diam, speechless mendadak

“lalu dua minggu berikutnya, Abang bilang lagi ke kamu, ‘aku selalu ada bersama anugrah itu, dan rindu itu adalah saksi bagiku, bukan siksa bagimu..’ lanjutnya dengan tenang

aku yang dari tadi cuma diam, kini mulai mentikkan air mata

Yach, setahun lalu, itu adalah cara Abang mengungkapkan perasaannya padaku. Cara itu sukses membuat pipiku menjelma menjadi air terjun bantimurung karena seketika aku langsung menangis termehek-mehek karena begitu suksesnya dia menyentuh hatiku

Dan ketika aku berkata bahwa aku juga mencintainya, itu berarti aku harus siap menjalani hubungan jarak jauh antara Jawa Timur-Jawa Barat, yang kini lebih jauh lagi karena kepindahanku ke Makassar

Dan hari2 berikutnya semakin berat, apalagi usia kami yang terpaut cukup jauh, tak jarang membuat kami berbeda cara pandang, pola pikir dsb. Tapi kami akhirnya berhasil melewati ‘titik level aman pertama’, dengan tetap saling menjaga, saling percaya, saling mencinta…

Aku tau, jalan yang kami tempuh masih sangat jauh. Tapi aku yakin, selama jemari kami masih berpaut erat, semuanya akan baik-baik saja. karena Abang-lah yang akan memanduku, menghindarkan aku dari jalan kerikil tajam berbatu yang akan melukai kakiku, atau jalan berlubang yang akan menjerumuskanku..

Ah, Abang… betapa aku mencintaimu….

Iklan

2 pemikiran pada “First Anniversary

  1. Apakah si Abang itu dari Jawa Barat? Kalau benar, wah satu prov donk dengan saya. Saya asli Sumedang Jabar, namun lama “terkatung-katung” di Bogor. Salam kenal ah buat si Abang dari si Akang ini.

    1. *tersipu-sipu*

      iya kang, kelahiran jakarta tp tinggal di bogor

      malu ah, dia ga tau kalo namanya saya abadikan di blog…

      hehehehe…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s