Confessions Of A Broken Heart

brokenAku masih saja menangis

Menangisi sesuatu yang (mungkin) tak kan kembali

***

Ternyata hanya 1 tahun lebih 1 bulan usia hubungan ku dengan Abang. Disaat aku mulai yakin dengan apa yang kujalani, disaat aku mulai belajar memahami apa itu cinta, ternyata dia menyerah begitu saja…

Aarrrgghh…. Sakit!!!

Ini lebih sakit daripada ketika aku tau bahwa dia berbohong tentang identitasnya dulu. Susah payah aku menata hatiku untuk memulai lagi semuanya dari awal, untuk menerima perbedaan usia kami yang terpaut cukup jauh. Aku berusaha meyakinkan hatiku bahwa itu bukan masalah yang berarti. Dan memang, dia adalah sosok yang dewasa dan aku mengaguminya. Dia yang mengobarkan semangat untuk bangun lebih pagi, dia yang mengajarkan untuk tidak pernah takut jika kita benar, dia yang membakar semangat untuk tidak menyerah karena aku adalah ‘supergirl’…

***

Nyeri yang menjalar di dada ini belum juga reda, sampai aku mengetikkan tulisan ini..

Tak tau juga apakah mata ini bisa terpejam malam nanti…

Masih teringat kata-katanya

“kita tidak mungkin lagi menjalani hubungan ini sebagai sepasang kekasih..”

“aku akan coba mendampingimu sebagai teman atau kakak yangberguna..”

Sangat klasik.

Aku masih saja berharap bahwa apa yang sedang terjadi ini adalah sebuah mimpi buruk. tapi nyatanya sejak perbincangan malam tadi sampai saat aku mengetikkan ini, mataku sama sekali belum terpejam. So, it wasn’t a nightmare of course…!!!

Aku tau, jalanku masih panjang. Karena itulah aku butuh dia untuk membimbingku, menggandengku.. Tanpa dia, mungkin aku akan tersesat..

2 pemikiran pada “Confessions Of A Broken Heart

  1. waaaahhh ga nyangka kunjugan baliknya secepat ini πŸ™‚

    makasih sister…

    maap yach, ada kalimat di blog mba yang saya copas di pesbuk saya, abisnya ‘ngena bgtz’ πŸ˜‰

    ‘Aku hanya punya satu hati. Dan lebih baik membiarkannya membeku. Dan kali ini untuk waktu yang lebih lama.’

    dan tentang persamaan itu, bukan cuma soal panggilan sayang, tapi juga masa kebersamaan. Kami 1 tahun lewat 1 bulan… 😦

  2. pernah ada seorang kawan yang bilang, bahwa kita nggak pernah sendirian ketika mengalami sesuatu. diluar sana, selalu ada 3 atau 5 orang yang mengalami hal yang sama seperti yg sedang kita alami. dan ternyata, aku bertemu orang yg juga sedang mengalami hal yang sama denganku.

    tapi kita g akan nyerah gitu aja kan? klo nanti aku atau kamu ada di jln yg sama dengan mereka, mgkn kita bisa jalan bersama lagi. tapi klo gak, Allah yang selalu punya andil dlm hidup kita. Dan Allah nggak akan pernah kasih apa yang kita mau, tapi selalu menyediakan apa yang kita butuhkan.

    salam kenal

    ps: aku jg panggil dia Abang πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s