Sakit

Abang sakit..  Kemarin, bareng juga sama aku. Bedanya, aku sakit ‘monthly’. Kalo Abang, mungkin dia kecapean plus kurang istirahat dan pola makannya yang berantakan. Aku jadi ingat beberapa minggu lalu (setelah kejadian PHK), ketika dia sakit seperti kemarin. Parahnya lagi waktu itu mamanya juga sedang sakit dan dirawat di Depok, jadilah dirumah tinggal berdua dengan papanya. Penderitaannya bertambah ketika dia harus memasak sendiri, mengurus papanya, mengerjakan pekerjaan rumah yang lain, belom lagi urusan pekerjaan yang terus mengejarnya setiap saat..

Ucapannya yang membuatku trenyuh kala itu :

“Di saat seperti ini benar-benar terasa bahwa aku membutukan kehadiran seorang istri..”

Dan aku hanya bisa meneteskan air mata mendengar itu..

Ah, Abang.. Harusnya kau sudah mendapatkan itu 18 tahun lalu..

2 pemikiran pada “Sakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s