Di Bangku Tua Itu

Kapan kau datang?

Selalu itu tanyaku

Seperti penagih hutang

Pasti kau bosan

Terlalu banyak janji yang terucap

Tapi kau masih saja sibuk menimbang-nimbang,

Begitukah?

Tapi aku tak ingin menghitung hari

Nanti aku lelah

Aku hanya akan menunggumu

Di bangku tua itu

6 pemikiran pada “Di Bangku Tua Itu

  1. menunggu itu adalah pekerjaan paling membosankan di duniaku. Tapi, menunggu untuk sesuatu yang berharga mengalahkan semua. Terus menunggu. Entah bertahan atau menyerah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s