Semua Ada Masanya

Ada masanya kita dekat  dan saling curhat. ada masanya kita saling angkuh dan kemudian menjauh | @si_ucrit

“Semua ada masanya”. Kata salah seorang teman dekat saya yang tidak mau disebut namanya–tapi sebut saja dia Rani–ketika kami sedang duduk-duduk santai menikmati sore di sebuah restoran fastfood di Jalan A.P Pettarani.

Bukan tanpa alasan dia berkata seperti itu. Waktu itu, kami baru saja membicarakan berbagai hal ngalor-ngidul dan tiba-tiba obrolan kami saat itu adalah tentang orang-orang yang begitu cepatnya ‘berubah’ hanya karena alasan yang sepele.

Ada banyak hal yang berubah dalam kehidupan kita. Siang, malam. Kaya, miskin. Tua, muda. Sakit, sehat. Semua ada masanya.

Ada banyak orang yang datang dan pergi dalam kehidupan kita, dengan berbagai alasan. Beberapa mungkin tetap tinggal, tapi tidak sedikit juga yang tiba-tiba pergi.

Ada masanya kita dekat dengan seseorang. Misalnya seorang sahabat yang sangat dekat dengan kita tiba-tiba menjauh karena dia sudah punya pacar. Atau bahkan dia menjauh an kemudian pergi tanpa alasan. Jangan sedih, jangan kecewa. Pengalaman hidup akan mengajarkan kita bahwa hanya yang terbaik lah yang akan tetap tinggal. Pengalaman hidup juga akan mengajarkan kita bahwa semua ada masanya.

Iklan

2 pemikiran pada “Semua Ada Masanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s