Arsip Bulanan: Januari 2013

Kalah

Dan sekali lagi saya harus kalah.
Pada perasaan absurd yang ternyata tak mudah diterjemahkan oleh indera.

Dan sekali lagi saya harus kalah.
Pada situasi yang seakan tak berpihak pada saya, sama sekali.
Sekalipun saya begitu ingin lari. Kemudian sembunyi.

Lalu apa bedanya?
Menikmati kekalahan itu menyelinap perlahan dalam rasa pahit. Rasa sakit. Rasa nyeri tak berujung.

Dan adakah tempat untuk sembunyi?
Untuk sekedar menunjukkan pada orang-orang di luar sana bahwa saya baik-baik saja setelah ditinggalkan bersama luka yang masih menganga.