Arsip Tag: dia

Apa Kabar Dia

Apa kabar dia yang dulu kamu sebut sebagai “miracle”?
Dia yang begitu kamu sayangi
Hingga selalu kulihat binar bahagia itu di matamu ketika kamu berkisah tentangnya
Dia yang tak ada di hari ulang tahunmu yang ke dua puluh
Hingga kamu merasa hari itu tak lengkap meskipun orang-orang terdekatmu ada di sana

Apa kabar dia yang dulu selalu kamu sapa lewat telepon genggam?
Dia yang tak jarang uring-uringan ketika satu malam saja kamu tidak menghubunginya
Dia yang membuatmu rela menempuh jarak ratusan kilometer untuk berjumpa dengannya ketika musim libur

Apa kabar dia yang dulu menjadi inspirasimu ketika belajar photoshop dan coreldraw?
Dia yang kamu utak-atik fotonya dengan berbagai efek yang telah kamu kuasai hingga membuatnya terlihat lebih menarik di matamu
Dia yang foto-fotonya kamu simpan pada sebuah album khusus pada akun jejaring sosialmu

Apa kabar dia yang dulu kamu puja dengan sejuta kata?
Yang setia kamu tunggu meski pada akhirnya jaraklah yang menjadi kambing hitam atas perpisahan kalian
Tapi dia juga yang sedikit banyak telah membakar semangatmu untuk meraih mimpi-mimpi yang mulai kamu rangkai

Lalu apa kabarmu?
Masihkah kamu menyimpan dia di hatimu?

Makassar, in the middle of April

Tentang Dia yang juga Mencintaimu

Dia mungil
Bahkan lebih mungil dari aku
Dia manis dengan dua gigi gingsulnya
Dia selalu terlihat ceria
Dan dia juga mencintai kamu, sama seperti aku

Dia mulai suka menulis
Diam-diam aku menjadi “silent reader”nya
Yah, sama seperti aku, dia juga menulis tentang kamu
Tentang bagaimana kamu tetap terlihat manis di matanya ketika kamu baru bangun tidur
Tentang bagaimana dia diam-diam mengagumi kamu dari balik tirai jendela kamarnya

Aku tidak mengenalnya
Mungkin juga dia tidak mengenalku
Aku hanya beberapa kali bertemu dengannya ketika kamu datang padaku bersama dia–tanpa ada perkenalan

Tapi aku tahu dia kuat
Dia tegar
Bahkan ketika kamu memintanya untuk pergi
Dia pergi tanpa menoleh lagi
Dia tak ingin kamu melihat luka hatinya
Dia sedang berusaha menyembunyikan air matanya
Dia berusaha melupakan kamu, menghapus kamu dari hatinya
Seharusnya aku bisa belajar dari dia
Belajar untuk pergi dari hidupmu

Aku tahu dia kecewa
Dia bahkan terluka
Saat kamu bahkan tak ingin lagi mendengar namanya disebut oleh siapapun, termasuk olehku

Tapi dia baik-baik saja
Dia tak pernah merengek untuk bisa melihatmu lagi
Dia tetap ingat hari ulang tahunmu
Meskipun dia tidak bisa memberikan apa-apa untukmu
Dia tetap berdoa untuk kebaikanmu
Untuk setiap mimpi yang ingin kamu wujudkan
Untuk setiap kebahagiaan yang ingin kamu jemput
Dan dia tetap merindukan kamu, sama seperti aku

Dia tak ingin apa-apa lagi
Dia hanya ingin kamu memaafkannya