Posted by: littleucrit on: Januari 28, 2010
Pagi menjelang siang tadi, ketika duduk manis di dalam sebuah angkot yang menembus jalan Perintis Kemerdekaan yang membawaku menuju kampus di jalan Urip Sumoharjo, tiba-tiba terpikir tentang hubunganku dengan Abang. Tepatnya, aku teringat tentang awal-awal perkenalan kami, kemudian bagaimana proses pendekatan dan akhirnya jadian. Dan hari-hari yang kami lewati yang membuatku berpikir bahwa aku tak akan pernah kehilangan dia..
Hingga ketika prahara itu muncul, memisahkan aku dengannya, membuat kami berjalan sendiri-sendiri, membuatku mataku bengkak setiap pagi..
Kemudian hubungan baru itu kami jalani..
Walaupun status kami bukan lagi sebagai sepasang kekasih, tapi kenyataan berkata lain.. Tapi apalah artinya status, jika sebenarnya hati masih saling memiliki? Komunikasi pun masih berjalan normal, hanya saja, yang membedakan adalah adalah ‘tangis harian’-ku yang begitu intens.
Aku jadi terkikik sendiri mengingat itu. Seorang Ucrit, bisa jadi serapuh itu..
Dan aku menyadari pernah menjadi begitu bodoh, menghadapi pedih itu dengan melarikan diri kepada seseorang dari masa lalu [yang telah lama terhapus dari hatiku] yang justru membuatku semakin menyadari betapa aku membutuhkan Abang..
Dan..
Entah bagaimana, setelah berbulan-bulan berlalu, tau-tau, hati kami kembali menyatu. Dan, tau-tau, status di facebook pun telah berubah menjadi ‘in a relationship with’ abang. Begitulah, jika cinta sudah bicara, tak perlu lagi penembakan kedua..
ps : tak ingin kehilanganmu untuk yang kedua dan seterusnya..
Posted by: littleucrit on: Oktober 29, 2009
For all those times you stood by me
For all the truth that you made me see
For all the joy you brought to my life
For all the wrong that you made right
For every dream you made come true
For all the love I found in you
I’ll be forever thankful baby
You’re the one who held me up
Never let me fall
You’re the one who saw me through through it all
You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn’t speak
You were my eyes when I couldn’t see
You saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn’t reach
You gave me faith ‘coz you believed
I’m everything I am
Because you loved me
Posted by: littleucrit on: September 20, 2009
20-09-2009
Sepulang dari shalat Ied di Lapangan Kodam VII Wirabuana
From : Abang
Pagi neng..
Mski qta tak jua brtatap mata.. Tp hati kita tak pernah letih dlm cinta..
Mski qta tak jua brjabat tangan.. Tp tlinga qta tak prnah lelah mndgar suka dn duka..
Mski aq tak trmaafkn, aq takkn jemu mnyampaikn, dgn hati yg tunduk, utk dptkn stitik maaf dr mu..
Aq bukan orng trbaik yg prnah kmu knal, dn bukan yg trindah yg prnh trtulis dlm kisahmu, tp bantu aq brusaha mngubhnya, dgn bntuan doa trbaik dn trindah dr mu..
Neng, maafin abang ya..
Posted by: littleucrit on: Agustus 31, 2009
First of all, thanks to Allah I’m still alive, untuk kesempatan menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan ini, and of course for greatest gift given to me, yaitu diterimanya saya di Fakultas Sastra yang kuidam-idamkan sejak 3 tahun silam, walaupun sekarang di Universitas Luar Negri a.k.a swasta yang gak mboys- mboys amat, dan ini yang paling bikin shock harus pake rok!! Dengan perjuangan yang tak kenal lelah, mulai dari waktu pendaftaran yang udah mepet banget, hari terakhir dan jam terakhir, loketnya udah mau tutup. Karena sebelumnya harus muter2 dulu nyari tempat cetak foto digital yang alamak sampe masuk2 gang deket Graha Pena, belom lagi dapat omelan siraman rohani sepanjang jalan dari my beloved broda selaku driver.. Hari H pelaksanaan Tes Tulis, masih telat lagi dan sempat keder juga liat soal matematika nya. Fortunately, 15 menit terakhir sebelum lembar jawaban dikumpulkan, betapa hebatnya diriku ternyata bisa menjawab semua soal matematika yang menjadi nightmare selama jaman sekolah dulu itu tentunya dengan menghitung kancing baju! Tapi toh, akhirnya lulus juga. hahahihihihuhuhuhehehehohoho… *joget2 kegirangan.
Posted by: littleucrit on: Agustus 19, 2009

Rasanya sudah lama aku tidak menangis. Kupikir aku sudah sembuh dari luka hatiku. Tapi ternyata aku salah. Yahh, memang aku berusaha mengabaikan rasa sakit itu. Tapi tidak demikian dengan cintaku pada Abang. Segigih apapun aku berusaha mengabaikan cinta itu, tak pernah berhasil. Cinta ini tak pernah berubah.. Tak pernah..
Beberapa minggu aku memang tidak menangis di malam buta yang ujungnya membawa mata bengkak ke tempat kerja keesokan paginya. Hari-hari yang kulalui hanya seputar tidur-kerja-pulang-tidur-lagi.
Dan malam ini, ketika aku berusaha melewati malam dengan biasa saja, yang terjadi malah luar biasa. Smsnya yang awalnya biasa saja, endingnya luar biasa.
Posted by: littleucrit on: Juli 11, 2009

Inilah yang kubenci ketika mendengar suaramu di sudut malam. Kenapa aku tak pernah bisa membendung air mata ku? Dan parahnya, aku tak pernah bisa menyembunyikannya darimu! Kau tau, aku lelah. Aku benci. Aku benci ketika kau tau aku menangis karenamu. Jangan berpikir bahwa aku baik2 saja, setelah kau remuk hatiku bagai kerupuk, kau cincang hatiku bagai bawang.
Aku masih saja tak percaya bagaimana kita bisa sampai di jalan yang berlainan arah ini. Hanya karena kau beranggapan bahwa aku terlalu asik dengan duniaku sehingga kerap mengabaikanmu. Seolah-olah aku merasa bahwa kau tak cukup bagiku. Harusnya kau tau, engkau telah lebih dari cukup bagiku…
Aku mencintaimu, aku juga mencintai dunia mayaku. Tapi kecintaanku padamu dan kecintaanku pada dunia maya adalah hal yang berbeda. Adakah kau lupa, dimana kau menemukanku? Ah.. Rasanya tak mungkin! Aku masih melihatmu di seberang jalan sana, memantauku, mengawasiku. Dan kau pun masih mencoba menolongku disaat aku jatuh tersandung, walaupun bukan dengan tanganmu, tapi hanya lewat isyarat tubuhmu.
Aku masih mencintaimu, dan masih ingin terus mencintaimu. Itu katamu. Yang kau ucap di seberang sana..
Posted by: littleucrit on: Juli 1, 2009

Ini adalah lembaran pertamanya untukku.. Terselip diantara Tumpukan Laskar Pelangi dan Chicken Soup for the soul yang dipaketkan langsung dari Bogor ke Makassar.
Lembaran kedua tidak ada, karena memang di paket kedua yang berisi Sang Pemimpi, Chicken Soup For Unsinkable Soul, 2 batang Silver Queen, 4 lembar fotoku yang dia cetak, 1 lembar fotonya, dan 1 lembar fk id nya, dan 2 buah baju sweter yang ketika kupakai aku selalu merasa dia yang memelukku.. (ga tanggung2, berat paketnya 2 kilo!!), dia tidak menyertakan catatan apapun.
ini lembaran ke-3, di paket ke-3 yang berisi Edensor dan Maryamah Karpov. Dan mungkin, inilah lembaran terakhir darinya..
Posted by: littleucrit on: Juni 29, 2009
just stop it,
don’t want to miss you tonight
i’m giving up
i’m crying
but i don’t want you to see my tears
i’m dying
but i don’t want you to hold my hand
then bring me to your arm
i’ll runaway
it’ll be better, somehow..
Posted by: littleucrit on: Juni 27, 2009
aku tak ingin lagi mencintaimu
tak bisa!
aku tak boleh lagi mencintaimu
aku tak ingin lagi merindukanmu
tak bisa!
aku tak boleh lagi merindukanmu
aku tak ingin lagi menunggumu
tak bisa!
aku tak boleh lagi menunggumu
tetapi,
aku memang mencintaimu
aku memang merindukanmu
aku memang menunggumu
amat sangat!
tolong aku…
inspired by : ramlif
Posted by: littleucrit on: Juni 23, 2009
Abang sakit.. Kemarin, bareng juga sama aku. Bedanya, aku sakit ‘monthly’. Kalo Abang, mungkin dia kecapean plus kurang istirahat dan pola makannya yang berantakan. Aku jadi ingat beberapa minggu lalu (setelah kejadian PHK), ketika dia sakit seperti kemarin. Parahnya lagi waktu itu mamanya juga sedang sakit dan dirawat di Depok, jadilah dirumah tinggal berdua dengan papanya. Penderitaannya bertambah ketika dia harus memasak sendiri, mengurus papanya, mengerjakan pekerjaan rumah yang lain, belom lagi urusan pekerjaan yang terus mengejarnya setiap saat..
Ucapannya yang membuatku trenyuh kala itu :
“Di saat seperti ini benar-benar terasa bahwa aku membutukan kehadiran seorang istri..”
Dan aku hanya bisa meneteskan air mata mendengar itu..
Ah, Abang.. Harusnya kau sudah mendapatkan itu 18 tahun lalu..
..jejakmu..